Lapor Pajak Online

Apa Itu Pajak Online ?

Pajak online adalah sistem elektronik yang disediakan oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP) atau pihak lain yang ditunjuk oleh DJP yang digunakan oleh wajib pajak untuk melakukan transaksi elektronik.

Definisi tersebut merupakan terminologi resmi sebagaimana tertulis dalam Surat Edaran (SE) Direktur Jenderal Pajak nomor SE-42/PJ/2017 tentang Petunjuk Pelaksanaan Pengamanan Transaksi Elektronik Layanan Pajak Online.

Manfaat E-Filling Pajak Online

Jika dibandingkan dengan pelaporan pajak manual, e-filing pajak memberikan banyak keuntungan seperti sebagai berikut.

Lapor pajak online dari mana saja dan kapan saja.
Hemat waktu. Tak perlu lagi menghabiskan waktu untuk datang dan antre di KPP.
Bukti pelaporan disimpan lebih aman dan mudah dilacak, tanpa khawatir hilang atau terselip.

Menurut UU Ketentuan Umum Perpajakan tahun 2007, pasal 28, ayat (11) bahwa buku, catatan, dan dokumen yang menjadi dasar pembukuan atau pencatatan dan dokumen lain termasuk hasil pengolahan data dari yang dikelola secara elektronik wajib disimpan selama 10 (sepuluh) tahun di Indonesia.

yaitu di tempat kegiatan atau tempat tinggal Wajib Pajak Orang Pribadi, atau di tempat kedudukan Wajib Pajak badan. Karena itu, pastikan Anda menyimpannya dengan baik dan di tempat yang aman.

Berdasarkan peraturan terbaru, Peraturan Menteri Keuangan (PMK) RI Nomor 9/PMK.03/2018, terdapat jenis SPT yang diwajibkan e-filing pajak. Berikut ini daftar SPT tersebut.

e-Filing Pajak adalah cara pelaporan SPT Pajak secara online melalui website.

Ini berarti pelaporan ketiga jenis SPT di atas tidak dapat lagi dilakukan manual dengan mengantarkan dokumen elektronik ke KPP.

Namun, pengecualian ini berlaku untuk SPT Masa PPh Pasal 21 / PPh Pasal 26 dan SPT Masa PPN nihil untuk masa pajak Desember.

Kewajiban lapor pajak online ini berlaku sejak 1 April 2018. Namun, ada juga SPT yang tidak diwajibkan dilaporkan secara online yakni:
SPT yang Tidak Diwajibkan e-Filing

  • SPT Masa PPh 25 nihil
    SPT Masa PPh 25 kurang bayar
    SPT Masa PPh 21 nihil
    SPT Masa PPh 26 nihil
    SPT Masa PPN / PPnBM nihil
    PPN atas Kegiatan Membangun Sendiri
    PPN Impor Barang Luar Negeri
    PPN Jasa Luar Negeri

Ketentuan tidak wajib lapor atau e-filing ini berlaku sejak PMK Nomor 9/PMK.03/2018 tentang SPT diundangkan pada 26 Januari 2018.

Sebelum adanya PMK baru ini, SPT Masa PPh Pasal 21, PPh Pasal 25 dan PPh Pasal 26 nihil tetap harus dilaporkan meskipun nihil.
5 Saluran / Aplikasi e-Filing Pajak Resmi

Aplikasi efiling apa saja yang merupakan saluran resmi yang ditetapkan oleh DJP?

Website penyalur SPT elektronik seperti aplikasi e-filing OnlinePajak.
Saluran suara digital yang ditetapkan DJP untuk Wajib Pajak tertentu.
Jaringan komunikasi data yang terhubung khusus antara DJP dengan Wajib Pajak.
Website Direktorat Jenderal Pajak (DJP).
Saluran lain yang ditetapkan DJP.

Lima saluran lapor pajak online di atas ditetapkan melalui pasal 2a PMK Nomor 9/PMK.03/2018 tentang SPT.
5 Tips Memilih Aplikasi eFiling Pajak Terbaik

Sebelum menentukan aplikasi eFiling pajak untuk melaporkan pajak Anda secara online, pastikan dahulu saluran efiling pajak memenuhi hal-hal berikut ini:

Channel DJP

Pastikan aplikasi efiling pajak yang Anda gunakan adalah saluran resmi yang ditetapkan DJP agar mendapat bukti lapor atau Bukti Penerimaan Elektronik (BPE) yang sah.

Jika melakukan pelaporan pajak online melalui penyedia jasa aplikasi (Application Service Provider/ASP), periksalah Surat Keputusan penunjukan ASP oleh DJP yang biasanya terlampir di website mereka.

Website Lapor Pajak Online

Tidak semua aplikasi efiling pajak berbasis web. Keuntungan menggunakan aplikasi lapor pajak online berbasis web dan tidak diinstalasi adalah bukti lapornya (BPE) disimpan secara online dan aman. Sehingga.

Anda tidak khawatir BPE Anda hilang atau terselip, dan mudah juga dilacak saat Anda membutuhkannya.

Integrasi Aplikasi

Gunakan aplikasi yang terintegrasi mulai dari hitung, buat ID Billing, setor hingga efiling pajak. Sehingga, Anda menuntaskan administrasi pajak secara efisien, tanpa menggunakan aplikasi yang terpisah-pisah, dan mudah saat Anda melacak riwayat data yang Anda butuhkan di satu aplikasi.

Bisa Melaporkan Semua Jenis Pajak dengan Beragam Status Pembayaran

Tidak semua aplikasi efiling dapat melakukan pelaporan semua jenis pajak dengan beragam status pembayarannya. Contohnya adalah SPT Masa PPN / PPnBM lebih bayar.

Saluran Perpajakan Online

Walaupun, saluran pelaporan pajak online tersebut dimiliki pemerintah sekali pun. Karena itu, pastikan aplikasi efiling Anda dapat mengakomodasi kebutuhan lapor pajak online Anda.

Saat ini hanya penyedia jasa aplikasi efiling OnlinePajak yang menyediakan fitur untuk pelaporan semua jenis pajak dengan beragam status pembayaran, termasuk SPT Masa PPN / PPnBM lebih bayar.

Fitur Import Data

Tidak semua aplikasi lapor pajak online memiliki fitur impor data. Fitur impor data ini memungkinkan Anda untuk memindahkan dari e-SPT, aplikasi akuntansi / SDM (Human Resources), dan sistem Anda.

Sehingga, Anda tidak memasukkan data berulang kali ke aplikasi yang berbeda.

Anda Butuh Konsultasi?Silahkan isi form dibawah ini Tim kami akan dengan senang hati membantu anda